10 April 2026 17:13
Ribuan warga di Iran turun ke jalan menyuarakan penolakan terhadap kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS). Aksi tersebut berlangsung di tengah suasana duka saat pemakaman Kepala Intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Majid Hademi, yang tewas dalam serangan yang dikaitkan dengan Israel.
Ketegangan meningkat karena kesepakatan jeda perang selama dua minggu yang diklaim sebagai kemenangan oleh kedua pihak, justru disambut skeptis oleh sebagian masyarakat Iran.
Mereka menilai AS tidak dapat dipercaya. Terlebih serangan drone dan rudal dilaporkan masih terjadi di wilayah Iran dan negara-negara Teluk Arab.
Ketegangan meningkat karena kesepakatan jeda perang selama dua minggu yang diklaim sebagai kemenangan oleh kedua pihak, justru disambut skeptis oleh sebagian masyarakat Iran. Mereka menilai AS tidak dapat dipercaya, terutama karena serangan drone dan rudal dilaporkan masih terjadi di wilayah Iran dan negara-negara Teluk Arab.