Nilai Investasi 5 Bendungan yang Diresmikan Prabowo Capai Rp9,79 triliun

10 July 2026 17:38

Lombok Barat: Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan secara serentak yang berlangsung di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 10 Juli 2026. Nilai investasi kelima bendungan itu mencapai Rp9,79 triliun. 

Selain Bendungan Meninting, keempat bendungan yang diresmikan hari ini terdiri dari Bendungan Jlantah (Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah), Bendungan Sidan (Kabupaten Gianyar, Bali), Bendungan Keureuto (Kabupaten Aceh Utara, Aceh), dan Bendungan Rukoh (Kabupaten Pidie, Aceh). 

"Saudara-saudara, lima bendungan yang kita resmikan hari ini adalah investasi negara sekitar Rp9,79 triliun," ujar Prabowo, dalam program Breaking News Metro TV.

Menurut Prabowo, kelima bendungan tersebut akan berdampak pada ketahanan pangan Indonesia. Terlebih masing-masing bendungan tersebut sudah didukung dengan teknologi pertanian dan bibit-bibit unggul.

"Menteri Pertanian laporkan ke saya, lima bendungan ini nanti dengan teknologi, dengan benih yang terbaik, bisa menghasilkan satu juta ton beras," kata Prabowo.

Meskipun merasa terhormat bisa meresmikan bendungan tersebut, namun Prabowo menegaskan bahwa hal itu juga berkat usaha dari pemimpin-pemimpin sebelumnya. 

"Saya bersyukur bendungan ini bisa saya yang resmikan. Tetapi, pendahulu-pendahulu saya semua berjasa," kata Prabowo.
 


Dorong kemandirian bangsa


Dalam mendukung ketahanan pangan, lima bendungan tersebut akan melayani jaringan irigasi sepanjang sekitar 280 kilometer yang mengairi sekitar 42 ribu hektare lahan pertanian. Dengan dukungan Kementerian Pertanian, infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan produksi padi hingga sekitar 720 ribu ton per tahun.

"Melalui lima bendungan ini, Bapak telah mendorong kemandirian bangsa dan mendukung Asta Cita, khususnya terkait ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air," ujar Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.

Selain mendukung sektor pertanian, lima bendungan tersebut memiliki total kapasitas tampung sekitar 371 juta meter kubik. Infrastruktur itu juga mampu menyediakan pasokan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik serta memberikan perlindungan terhadap sekitar 932 hektare kawasan yang berpotensi terdampak banjir.

Di sektor energi, lima bendungan tersebut memiliki potensi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sebesar 9,6 megawatt (MW) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung hingga 346 MW.


(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X