11 September 2026 18:48
Keluarga jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau meminta Tim SAR Gabungan untuk memfokuskan area penyisiran di sekitar Pulau Sertung.
Mansyur, ayah dari jurnalis foto Antara M. Bagus Khoirunas, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan dari tim gabungan yang mengarah ke lokasi pasti keberadaan rombongan. Namun, berdasarkan informasi terkini dan masukan dari nelayan lokal, keberadaan para korban diperkirakan berada di dekat Pulau Sertung.
“Kalau informasi dari tim SAR gabungan belum ada sih, seperti kemarin saja gitu. Belum ada perkembangan yang mengarah ke titik mereka berada. Kalau menurut informasi sih korban itu dekat dengan Pulau Sertung. Saya berharap tim SAR gabungan memfokuskan di Pulau Sertung," ujar Mansyur dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Jumat, 11 September 2026.
Ia menjelaskan bahwa indikasi keberadaan rombongan di sekitar Pulau Sertung didasari oleh pembagian lokasi (share location) yang sempat dikirimkan kru kapal pada Senin sore kepada rekannya, serta penilaian dari pengamat kelautan. Pengamat memperkirakan kapal yang ditumpangi rombongan kemungkinan mengalami kehabisan bahan bakar lalu terdampar.
“Saya juga minta pendapat pengamat kelautan atau kendaraan-kendaraan kelautan. Ya itu paling kehabisan bensin, dia terdampar lah. Kemungkinan besar pengamat itu saya kira enggak jauh di sana, di Sertung yang lokasinya dekat," tuturnya.
Mansyur juga menceritakan bahwa sebelum berangkat, anaknya sempat berulang kali dilarang oleh sang istri maupun sesama rekan jurnalis. Kendati demikian, dorongan profesionalitas untuk menyajikan karya foto yang eksklusif membuat Bagus tetap memutuskan berangkat meliput.
"Teman-temannya dari TV nasional dan lokal juga, baik media online media elektronik, 'jangan Gus ke sana' berulang-ulang. Si Bagus mau karena dia orang seni, pengin rasa puas eksklusif gitu," kata Mansyur.
Memasuki hari keempat operasi pencarian, luas area penyisiran oleh tim SAR gabungan telah diperluas hingga melebihi 3 ribu mil laut. Pihak keluarga terus memanjatkan doa dan berharap seluruh jurnalis beserta kru kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
“Harapannya tim SAR gabungan bisa menemukan dengan kondisi selamat, sehat. Harapannya seperti itu lah kita, doain yang baik-baik saja lah. Mudah-mudahan hari ini, hari keempat, bisa ditemukan," pungkas Mansyur.