Karhutla Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin Meluas hingga 30 Hektare

9 September 2026 10:34

Kebakaran, di Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi, semakin meluas hingga mencapai lebih dari 30 hektare. Medan yang berupa perbukitan, sulitnya akses air, serta tiupan angin yang kencang, menjadi kendala utama dalam proses pemadaman api.

Tim satuan tugas (satgas) darat bersama satgas udara terus berupaya untuk melakukan pemadaman api. Selain memperkuat personel, helikopter water bombing juga disiagakan di lokasi untuk mengendalikan titik-titik api. Tidak hanya itu, para petugas turut menyiapkan armada tangki air tambahan di lokasi. 

"Sebetulnya di sini ada dua pos. Kemudian tadi kita perkuat lagi dengan tambahan dua tangki yang kita kirimkan ke sini. Kemudian kita tambah lagi dengan 15 personil perkuatan untuk memperkuat satgas yang sudah memang ada di wilayah sini," ujar Danrem 042/ Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, pada Rabu, 9 September 2026. 
 


Selain pengerahan satgas darat, udara dan penambahan armada tangki air, petugas juga berencana menyiagakan teknologi modifikasi cuaca dengan memanfaatkan potensi awan hujan di wilayah Jambi. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara pembakaran.
 
Sementara itu, petugas telah berhasil mengamankan dua orang lansia yang diduga melakukan pembakaran lahan, di Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin. Kedua lansia itu berinisial  T (63) dan AK (65). Keduanya ditangkap saat berada di area hutan konservasi yang tengah terbakar.

Kedua terduga pelaku ini telah diamankan dan akan diserahkan ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang rawan memicu kebakaran besar.

(Lutfia Azzahra)
 

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X