Relawan Pemadam Kebakaran Bromo Keluhkan Gangguan Pernapasan

14 September 2026 16:54

Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polres Malang menyatakan banyak relawan pemadam kebakaran di kawasan wisata Gunung Bromo mulai mengeluhkan gangguan pernapasan akibat paparan asap. 

Sementara itu, relawan juga terdeteksi mengalami peningkatan tekanan darah atau hipertensi akibat ruang istirahat yang sedikit selama proses pemadaman api. 

Dari ratusan orang relawan yang diterjunkan untuk memadamkan api Gunung Bromo, 50 orang di antaranya telah melakukan pemeriksaan kesehatan di layanan kesehatan berjalan milik Polres Malang di Pos Jemplang, Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim).

Sebagian besar di antaranya mengeluhkan kesulitan bernapas, batuk, dan iritasi mata.


Dokkes Polres Malang, Anita Rahmawati menyebut keluhan terjadi akibat paparan asap pekat dari kebakaran vegetasi di sejumlah titik di lingkungan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

"Kami tim Dokkes Polres Malang memeriksa kondisi anggota yang telah melakukan pengamanan penanganan kebakaran di sini, jadi ya anggota harus menggunakan masker dan kami imbau juga kepada anggota agar minum air putih yang banyak karena udaranya kan kering kemudian juga asapnya banyak sehingga itu merupakan salah satu upaya di mana kasus batuk ini meningkat karena paparan asap dan udara kering," ujar Anita, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Senin, 14 September 2026. 

(Lutfia Azzahra)

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X