Jakarta: Pembongkaran tiang monorel oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak 14 Januari 2026 terus menunjukkan progres. Pantauan terkini pada Kamis, 5 Februari 2026 sebanyak 62 tiang monorel telah dibongkar. Proses pembongkaran ini diawali dari kawasan depan Gedung Merah Putih, gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, di Jalan H.R. Rasuna Said.
Sementara itu, sisa tiang monorel yang belum mengalami pembongkaran berada di beberapa titik ruas Jalan H.R. Rasuna Said, seperti kawasan Halte Transjakarta LRT Rasuna Said dan Kuningan yang masing-masing sebanyak 6 tiang.
Selanjutnya sisa tiang monorel terus terlihat dari Halte Kuningan ke arah Prapatan Mampang. Meski demikian, pada sejumlah titik terlihat sebagian struktur tiang telah terpotong dan hanya menyisakan tempelan besi, menandakan proses pembongkaran masih terus berjalan. Proyek monorel yang sempat mangkrak ini ditargetkan dapat segera dituntaskan.
Tiang monorel dibongkar
Pemprov DKI Jakarta pada Rabu, 14 Januari mulai membongkar 109 tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan dengan anggaran sebesar Rp254 juta.
Selain pembongkaran tiang monorel yang mangkrak, Pemprov DKI berencana melakukan penataan di kawasan tersebut, yang meliputi pembuatan taman, pedestrian serta selokan.
Penataan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp102 miliar.
“Rp100 miliar itu bukan buat biaya tebang (bongkar tiang) monorel. Kalau tebang monorel hanya Rp254 juta, tapi untuk membuat infrastruktur mulai Menteng sampai ujung,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.