29 September 2026 12:58
Jakarta: Krisis air bersih melanda 50 desa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akibat kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino. Mengatasi kondisi tersebut, Korem 051 Wijayakarta mengerahkan 11 unit water tank untuk menyalurkan air bersih gratis kepada warga terdampak.
Data BPBD Kabupaten Bekasi mencatat 329 titik mengalami kekeringan yang tersebar di 50 desa pada 14 kecamatan. Kondisi ini membuat sejumlah warga kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Babinsa Koramil 09 Cibarusah Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Serka Sudrajat, mengatakan water tank TNI AD akan menyambangi 50 desa untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat.
"Untuk saat ini penyaluran air bersih dilakukan di empat titik yang menjangkau 200 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.200 warga di Desa Wibawamulya," kata Sudrajat dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa 29 September 2026.
Sudrajat mengatakan penyaluran air bersih dilakukan TNI AD bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bekasi. Bantuan telah disalurkan di empat titik di Desa Wibawamulya.
"Dari TNI AD dan bekerja sama dengan BPBD, alhamdulillah kami salurkan ke empat titik di Desa Wibawamulya," ujarnya.
Menurut Sudrajat, setiap titik memiliki 200 kepala keluarga sebagai penerima manfaat. Seluruh bantuan air bersih tersebut telah diterima warga.
"Untuk jumlah penerima manfaat air bersih per titiknya ada 200 KK yang alhamdulillah semua sudah diterima sama warga kami. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga kami," kata Sudrajat.
Krisis air bersih dirasakan langsung warga Desa Wibawamulya. Sami, salah seorang warga, mengaku sudah sebulan tidak mendapatkan air dari sumber yang biasa digunakan.
"Sudah satu bulan kami tidak punya air. Biasanya kami mengandalkan sumur timba, tetapi sumurnya sudah kering. Terpaksa kami mencari ke kobak lio (kubangan galian tanah liat)," ujar Sami.
Penyaluran air bersih tersebut menjadi bagian dari upaya Korem 051 Wijayakarta membantu masyarakat terdampak kekeringan. Water tank TNI AD selanjutnya akan menyambangi desa-desa lain yang mengalami krisis air bersih di Kabupaten Bekasi.