Operasi pencarian dan evakuasi korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa memasuki hari ke-16. Tim SAR gabungan kini mengerahkan armada baru, KN SAR Purworejo, yang dilengkapi fasilitas chamber guna mengoptimalkan keselamatan dan efisiensi penyelaman ke dalam badan kapal.
Jurnalis Metro TV, Satrio Adi melaporkan, tim penyelam gabungan dari Basarnas Special Group dan TNI Angkatan Laut telah bersiaga di titik karam untuk kembali menyisir ruang-ruang dalam kapal, Senin 28 September 2026 pagi. Proses evakuasi bawah laut ini diwarnai tantangan visibilitas yang sangat minim akibat masuknya material pasir dan lumpur ke dalam bangkai kapal.
Di samping titik karam Masalembo, fokus penyisiran turut diperluas hingga ke wilayah perairan dan pesisir pesisir Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Perluasan ini dipicu oleh penemuan dua jasad korban di daerah Sukamara, Kalimantan Tengah, pada hari sebelumnya.
Hingga kini, dari total 243 penumpang yang tercatat dalam manifes KMP Virgo Transport 8, sebanyak 174 korban telah ditemukan. Rinciannya meliputi 108 penumpang selamat dan 66 meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih memburu 69 korban lainnya yang berstatus hilang.
Seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi segera diterbangkan menggunakan alutsista udara menuju Rumah Sakit Bhayangkara Kalimantan Selatan. Tim DVI Polri yang bertugas saat ini menghadapi kesulitan identifikasi yang cukup berat karena kondisi fisik jenazah yang mulai rusak setelah lebih dari lima hari tenggelam serta adanya dugaan korban yang tidak tercatat dalam manifes resmi.