Fokus Evakuasi KM Virgo Kini Beralih ke Lambung Kanan

27 September 2026 08:28

Operasi evakuasi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, diperpanjang hingga tujuh hari ke depan. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memusatkan pencarian pada area lambung kanan kapal yang berada di dasar laut pada kedalaman sekitar 30 meter.

Jurnalis Metro TV, Satrio Adi melaporkan, Tim SAR gabungan menduga puluhan jasad korban yang masih berstatus hilang saat ini terjebak di dalam kompartemen tersebut, menyusul area lambung kiri kapal yang berada di posisi atas telah disisir dan dinyatakan minim korban.

Operasi penyelaman di kedalaman 30 meter ini memiliki tingkat kesulitan dan risiko tinggi. Para penyelam harus memecahkan kaca jendela dan menavigasi kompartemen kapal yang sudah berantakan. Risiko terbesar berada di area parkir kendaraan, di mana mobil dan muatan lainnya sangat rentan bergeser dan dapat membahayakan keselamatan para penyelam.
 



Guna mendukung keselamatan dan efektivitas 65 penyelam yang bekerja secara bergantian, Basarnas resmi menerjunkan KN SAR Purworejo dari Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Kapal ini ditugaskan menggantikan KN SAR Pacitan sebagai homebase di tengah laut. KN SAR Purworejo dilengkapi dengan teknologi chamber (kamar dekompresi) yang sangat krusial untuk pemulihan penyelam di laut dalam.

Hingga saat ini, dari total 243 orang dalam manifes penumpang, sebanyak 172 korban telah ditemukan dengan rincian 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia. Tersisa 71 korban yang masih dalam tahap pencarian.

Pada penemuan terbaru akhir pekan kemarin, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 11 jenazah tambahan. Empat jenazah di antaranya diangkat dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8, sementara tujuh jenazah lainnya ditemukan hanyut hingga ke kawasan perairan pesisir Kalimantan Tengah.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X