Kasus Satpam Tewas Terborgol, PJT II Bantah Tidak Ada CCTV di Waduk Jatiluhur

30 July 2026 19:00

Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur membantah isu bahwa di sekitar lokasi kejadian tewasnya satpam Sumarna di Waduk Jatiluhur tidak ada CCTV, seperti yang disebut oleh pihak kepolisian dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Direktur Utama PJT II Jatiluhur, Imam Santoso menyebut terdapat 27 kamera CCTV yang terpasang di sejumlah titik strategis objek vital Waduk Jatiluhur. Tiga kamera berada di kawasan Ubrug dan rekamannya telah diserahkan kepada penyidik kepolisian sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Namun, lokasi kejadian pembunuhan satpam berada di luar jangkauan pantauan kamera pengawas atau CCTV yang berjarak sekitar dua kilometer.
 



“Bukan tidak ada, tapi ada 27 CCTV dan letaknya tersebar. Sedangkan lokasi kejadian yang terjadi itu adalah di luar jangkauan CCTV karena jaraknya sekitar dua kilometer dari CCTV. Jadi bukan berarti kami tidak ada CCTV, ada CCTV-nya yang menyorot pada lokasi yang objek vitalnya, yang strategis,” ujar Imam dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Kamis, 30 Juli 2026.

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, turut mendukung penuh upaya penyelidikan dan penyidikan oleh aparat kepolisian agar kasus ini segera terungkap.

“Bahwa pihak Polres Purwakarta sedang berusaha keras bagaimana menggali pendalaman dan penyelidikan. Dan mudah-mudahan dengan dalam waktu yang tidak lama semuanya bisa terungkap,” ujar Saepul.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X