Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi apresiasi yang diberikan oleh
Presiden Prabowo Subianto sebagai gubernur hebat.
Pramono memilih menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai kinerjanya setelah mendapatkan pujian terbuka dari Presiden Prabowo Subianto saat peresmian
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada Rabu lalu, 16 September 2026
“Kalau dipuji itu nanti biar publiklah yang menilai,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Kamis, 17 September 2026.
Sebelumnya, Presiden Prabowo melontarkan pujian terbuka terhadap kinerja Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meski berasal dari latar belakang politik yang berbeda.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai pada Rabu, 16 September 2026.
“Intinya selamat, terima kasih, Gubernur, ya. Saya harus akui kalau ada gubernur yang hebat ya, saya akui dia hebat. Wakil gubernur, walaupun, walaupun bukan dari partai saya,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menekankan teladan kerja sama lintas partai ini seharusnya menjadi pendorong bagi kekuatan politik lainnya untuk mengutamakan kerja nyata.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang terjalin saat ini dinilai sebagai wujud kedewasaan berdemokrasi demi kepentingan yang lebih besar.
“Tapi ini harus mendorong partai-partai lain, ya kan? Ya kerja yang benar dong. Terima kasih, selamat Pak Pramono, selamat Pak Doel,” terang Prabowo.
Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat kepada Pramono dan Rano Karno, sekaligus mengungkapkan kebahagiaannya serta kesan positifnya yang menilai perjalanan menggunakan LRT terasa sangat nyaman.
“Terima kasih, selamat Pak Pramono, selamat Pak Doel, Tapi sekarang udah enggak anak jalanan ya, Pak Dul. Selamat, saya sangat bahagia hari ini, ya. Enak naik LRT, ya, luar biasa,” ucap Prabowo.
Sebelumnya, LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai secara resmi diresmikan pada hari ini, Rabu, 16 September 2026.
Sebagai informasi, LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki lintasan sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun. Pembangunan koridor tersebut didukung investasi sekitar Rp 12,1 triliun.
Sebanyak 11 stasiun yang dilayani adalah Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Untuk tahap awal pengoperasian, tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai ditetapkan sebesar Rp 5.000 secara flat untuk sekali perjalanan. Tarif tersebut merupakan tarif sementara yang berlaku hingga Oktober 2026.