8 September 2026 22:34
Penyidik Polrestabes Semarang terus melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap motif tersembunyi dalam kasus pembunuhan MAG, Mozza Axillia Gunarsa. Jasad Mozza sebelumnya ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di sebuah lahan kosong dekat jalan tol kawasan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Jumat, 4 September 2026.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa delapan orang saksi. Selain orang tua korban dan rekan pelaku, polisi juga meminta keterangan dari pihak yang membeli sepeda motor serta helm milik korban yang sempat dijual oleh pelaku.
Kasat Reskrim PPA-PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Srinitti, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja menambah dua saksi kunci untuk memperkuat konstruksi perkara.
"Jadi tambahan saksi ada dua orang yaitu yang ada di TKP pertama pembunuhan yaitu tempat kos, kemudian ada teman-temannya korban juga," ujar Kompol Ni Made dalam tayangan Top News Metro TV, Selasa, 8 September 2026.
Selain pemeriksaan saksi, penyidik kini menggantungkan harapan pada hasil uji Laboratorium Forensik terhadap sejumlah barang bukti elektronik. Polisi telah menyita telepon seluler (handphone), tablet, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Langkah ini diambil guna memverifikasi apakah ada motif lain di luar pengakuan yang disampaikan tersangka saat ini.
“Kami akan lakukan pendalaman secara laboratorium forensik untuk barang bukti yang sudah kami lakukan penyitaan yaitu handphone, Tab, dan CCTV. Kita tetap akan mendalami motif yang lain karena ini masih berdasarkan pengakuan tersangka, jadi kami tetap menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk mengetahui motif-motif lain terkait dengan peristiwa pembunuhan,” tambah Made.
Kasus ini menjadi sorotan setelah Mozza Axillia Gunarsa dilaporkan menghilang sejak 25 Juni 2025 lalu. Setelah lebih dari satu tahun tanpa kabar, misteri hilangnya wanita tersebut akhirnya terkuak secara tragis melalui penemuan kerangkanya di tepi jalan tol.