BPBD Polewali Mandar Distribusikan Air Bersih ke Wilayah Binuang

28 August 2026 11:19

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mulai mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di wilayah pesisir Bajowe, Kecamatan Binuang.

Langkah darurat ini diambil setelah sumur galian warga mengering total akibat musim kemarau panjang. Selain itu, meski infrastruktur pipa PDAM sudah tersedia di wilayah tersebut, air dilaporkan tidak pernah mengalir ke rumah penduduk.

Dalam penyaluran ini, BPBD mengerahkan dua unit mobil tangki dengan kapasitas masing-masing 8.000 liter. Warga menyambut bantuan tersebut dengan antusias, mengantre sambil membawa jeriken dan ember untuk menampung air yang akan digunakan untuk kebutuhan memasak dan minum.

“Kegiatan hari ini adalah penyaluran air bersih di wilayah yang terdampak kekeringan, di mana kemarin masuk surat dari Desa Rea terkait permintaan kebutuhan air bersih. Kalau untuk di Dusun Bajowe sendiri itu ada 50 KK. Dari jumlah keseluruhan desa, dari tiga dusun yang ada di Desa Rea itu, kurang lebih ada 120 KK," ujar petugas BPBD Polewali Mandar, Abu Bakar dalam tayangan Headline News Metro TV, Jumat, 28 Agustus 2026.
 


Sebelum adanya bantuan ini, warga terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air galon di depot pengisian demi memenuhi kebutuhan sanitasi dan konsumsi harian. Bantuan tangki air ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga selama beberapa hari ke depan.

Krisis air bersih akibat kemarau ini tidak hanya melanda Kecamatan Binuang. BPBD mencatat sejumlah wilayah lain di Polewali Mandar juga mengalami kondisi serupa, di antaranya Kecamatan Mapilli, Campalagian, Matakali, Balanipa, dan Tinambung.

Pemerintah daerah setempat terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau desa-desa yang mengalami krisis air segera melapor agar bantuan distribusi air dapat dijadwalkan secara merata.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X