20 January 2026 09:12
Gedung Merah Putih KPK mulai dipadati pihak-pihak yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) sejak Senin, 19 Januari 2026, malam, hingga Selasa, 20 Januari 2026, pagi. Wali Kota Madiun Maidi, bersama delapan orang lainnya telah tiba di Jakarta sejak Senin malam sekitar pukul 23.30 WIB untuk menjalani pemeriksaan intensif selama 1x24 jam guna penentuan status hukum mereka.
Dalam operasi di Madiun, Jawa Timur, penyidik KPK total mengamankan 15 orang. Sembilan di antaranya telah dibawa ke Jakarta, termasuk Maidi, Kepala Dinas PUPR Thariq Megah, ajudan Wali Kota, staf Dinas PUPR, serta pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa operasi ini diduga terkait dengan pemberian fee proyek dan penyalahgunaan dana CSR di lingkungan Pemkot Madiun dengan barang bukti uang tunai senilai ratusan juta rupiah.
Saat tiba di gedung KPK, Maidi tidak banyak berkomentar dan hanya meminta doa agar dirinya tetap sehat serta menegaskan komitmennya dalam membangun Madiun.