29 August 2026 17:38
Jombang: Bakal calon Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menyebut sosok ideal Rais Aam PBNU harus memiliki kapasitas keilmuan agama yang mumpuni. Selain ilmu, Rais Aam juga dinilai harus memiliki amalan keagamaan yang baik dan menjadikan ilmunya sebagai dasar dalam menjalankan aktivitas.
“Rais Aam kalau yang zaman dulu memang dari sisi keilmuannya mumpuni. Kemudian, memang yang terbaik itu yang namanya ulama adalah yang menjaga keilmuannya,” ujar Gus Kikin dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 29 Agustus 2026.
Menurut Gus Kikin, kedalaman ilmu agama menjadi salah satu hal penting bagi sosok yang akan menduduki posisi Rais Aam. Ilmu tersebut juga harus tercermin dalam amalan dan seluruh kegiatan yang dijalankan.
“Jadi, amalan-amalannya atau semua kegiatannya itu berbasis dari keilmuannya itu,” katanya.
Gus Kikin menilai Rais Aam memiliki peran penting dalam menjaga arah keagamaan serta tradisi keilmuan di lingkungan Nahdlatul Ulama. Karena itu, sosok yang dipilih diharapkan memiliki kapasitas keagamaan yang kuat.
Meski menyampaikan kriteria tersebut, Gus Kikin menyerahkan penentuan sosok Rais Aam kepada para muktamirin. Menurutnya, para peserta muktamar memiliki pertimbangan masing-masing dalam menentukan figur yang dinilai paling sesuai memimpin Syuriyah PBNU.
Pemilihan Rais Aam menjadi salah satu agenda penting dalam Muktamar NU ke-35. Sosok yang nantinya terpilih akan ditentukan melalui mekanisme pemilihan yang disepakati dalam muktamar.