.,

Puluhan Anak Korban Longsor Cisarua Ikuti Trauma Healing

28 January 2026 13:57

Bandung Barat: Bencana longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tak hanya menyisakan duka bagi orang dewasa, tetapi juga menimbulkan trauma mendalam pada anak-anak. Untuk membantu memulihkan kondisi psikologis mereka, puluhan anak mengikuti kegiatan trauma healing yang digelar di pengungsian.

Sebanyak 78 anak korban longsor di Desa Pasirlangu mengikuti kegiatan trauma healing yang dilaksanakan oleh ibu-ibu TP PKK Bandung Barat bersama para relawan. Kegiatan ini difokuskan untuk membantu anak-anak bangkit dari rasa takut, cemas, dan kehilangan akibat bencana yang mereka alami.

 

Kegiatan trauma healing yang diikuti oleh anak-anak, berupa permainan edukatif, bernyanyi bersama, menggambar, hingga sesi bercerita dengan menghadirkan badut hiburan. 


Anak-anak diajak kembali tersenyum dan mengekspresikan perasaan mereka secara positif. Suasana penuh kehangatan dan keceriaan perlahan menghapus ketegangan yang sebelumnya mereka rasakan.
 

50 kantong jenazah

Hingga Selasa malam, 27 Januari 2026, total kantong jenazah yang diterima di Pos Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat mencapai 50 kantong.

“Malam hari ini, untuk update terakhir ada kedatangan 10 kantong jenazah. Artinya jumlah total dari kemarin yang 40 kini menjadi 50 kantong jenazah,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan di Pos DVI Polda Jabar, Selasa malam, 27 Januari 2026.

Dari 50 kantong jenazah yang telah diperiksa, tim DVI berhasil meningkatkan jumlah korban teridentifikasi. “Alhamdulillah, jumlah kantong jenazah yang sudah dilakukan proses post mortem dan ante mortem mengalami penambahan, dari 30 menjadi 34 jenazah yang berhasil teridentifikasi,” jelas Hendra.

Sebanyak 30 jenazah di antaranya telah diserahkan kepada keluarga. Empat jenazah lainnya masih menunggu proses penyerahan, setelah keluarga korban dipastikan dan identitas telah dikonfirmasi.

“Untuk empat jenazah ini, apabila keluarga berada di sekitar sini, tentu akan segera kita serahkan. Namun sebelumnya ada tahapan yang harus dilakukan, mulai dari konfirmasi kepada keluarga korban, pembersihan kembali, pemandian jenazah, pengafanan, pemberian kesempatan untuk salat jenazah, hingga proses administrasi berupa penandatanganan berita acara penyerahan,” ungkap Hendra.

 


(Nada Nisrina)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)