KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok. Tragedi ini menyisakan tanda tanya besar, mengingat jumlah korban yang dievakuasi jauh melebihi data manifes resmi kapal.
Berdasarkan data awal, manifes kapal hanya mencatat 114 penumpang di luar kru. Namun, hingga Rabu malam, tim SAR gabungan dari Kantor SAR Denpasar dan Mataram yang mengerahkan armada KN SAR Arjuna berhasil mengevakuasi total 212 orang. Dari jumlah tersebut, satu orang penumpang dilaporkan meninggal dunia.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, yang turun langsung meninjau Posko SAR di Pelabuhan Lembar menyoroti serius perbedaan jumlah penumpang tersebut.
"Ada perbedaan antara laporan manifes awal dengan jumlah riil. Biasanya, ada rentang waktu antara pelaporan untuk pengajuan izin berlayar dengan waktu keberangkatan kapal. Seharusnya, jika ada penambahan penumpang, hal itu wajib dilaporkan. Ini akan menjadi salah satu bahan evaluasi kami," tegas Menhub dikutip dari
Primetime News, Metro TV, Kamis 13 Agustus 2026.
Guna mengusut tuntas peristiwa ini, Menhub memastikan bahwa Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan
investigasi menyeluruh. "Kita memberikan kesempatan penuh kepada KNKT untuk menyelidiki penyebab musibah ini. Dari situ, kita bisa melihat apa yang harus diperbaiki dan diantisipasi ke depannya," tambahnya.
Korban Terjun ke Laut
Kepanikan luar biasa sempat melanda para penumpang saat api mulai mengamuk di atas geladak kapal pada malam kejadian. Kiki, salah seorang penumpang selamat asal Madiun, menceritakan detik-detik mencekam saat ia dan kekasihnya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
"Kami langsung memakai pelampung dan terjun ke laut. Kami harus bertahan dan mengapung selama beberapa jam sebelum akhirnya tim bantuan datang. Saat itu, penumpang lain juga sudah berpencar di laut," ungkap Kiki.
Kini, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran dan fokus pada penanganan para korban selamat di dua titik evakuasi utama, yakni di Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Padangbai.