Sidoarjo: Bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berdatangan dari Jawa Timur (Jatim). Bantuan tersebut dikirimkan dengan menggunakan pesawat Lion Air.
Bantuan logistik dari Sidoarjo diberangkatkan dari Bandara Juanda menuju Kupang. Bantuan tahap pertama tersebut meliputi 1.000 selimut, 1.000 tikar, 1.000 paket sembako, dan logistik makanan.
Lion Group menyiapkan tim internal untuk memastikan bantuan tersalur tepat sasaran. Maskapai juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten setempat, agar logistik dapat diterima langsung oleh warga terdampak.
"Bantuan yang bersifat seperti selimut, kemudian sembako, lalu tikar dan kebutuhan sehari-hari yang tidak mengandung barang-barang yang berbahaya," ujar Presiden Direktur Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi, dalam program Headline News Metro TV, Selasa, 18 Agustus 2026.
Daniel memastikan pengiriman bersifat gratis untuk pengiriman tahap pertama ini. Selanjutnya masih dalam evaluasi tim internal.
"Tapi subject kepada kapasitas muatan yang ada di dalam pesawat kami. Ya, mungkin setiap ini nanti kami akan tentukan berapa kilo bantuan ini kita akan berikan secara sukarela atau secara gratis," katanya.
Selain bantuan dari sektor penerbangan,
Polda Jawa Timur (Jatim) juga mengirimkan dukungan logistik dan personel ke wilayah terdampak gempa Flores. Sebanyak 11,62 ton bahan pangan, 23.429 liter air minum dalam kemasan, serta 853 kodi kebutuhan pengungsian diberangkatkan menuju NTT.
Polda Jatim juga turut mengerahkan 14 kendaraan operasional, dua mobil dapur lapangan, dan dua mobil pengolahan air untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. Sebanyak 41 personel Brimob SAR juga diterjunkan untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan sekaligus memberikan dukungan trauma healing bagi warga terdampak.
"Tentunya persiapan-persiapan untuk kegiatan kemanusiaan selalu kita laksanakan," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto.