Jadi Role Model Konektivitas Infrastruktur Daerah, Pemkot Bandar Lampung Terima Penghargaan NGA 2026

30 April 2026 00:14

Untuk memperingati hari otonomi daerah, Metro TV menyelenggarakan National Governance Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat, 24 April 2026. Penghargaan ini merupakan apresiasi kepada pemerintah kota, kabupaten, serta provinsi yang berhasil menghadirkan inovasi, kepemimpinan strategis, serta berdampak nyata dalam pembangunan daerah. 

Salah satu penerima penghargaan ini adalah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung yang mendapat apresiasi dalam kategori Excellent City in Regional Infrastructure Connectivity. Hadir menerima secara langsung penghargaan ini adalah Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

"Kalau tanggapan kami dari pemerintah kota Bandar Lampung luar biasa. Apalagi prestasi ini diberikan kepada kepala-kepala daerah. Ini memacu kita supaya kepala-kepala daerah makin bekerjanya makin baik. Terutama ekonomi baik, pasti kesejahteraan juga akan baik untuk daerahnya masing-masing. Jadi terima kasih Metro TV, sukses selalu," ujar Eva, dalam program Metro Siang Metro TV, Rabu, 29 April 2026.

Kota Bandar Lampung mengukuhkan posisinya sebagai simpul konektivitas paling strategis yang menghubungkan pulau Jawa dengan koridor ekonomi Sumatra. Sebagai pintu gerbang utama, Bandar Lampung berhasil mengintegrasikan infrastruktur transportasi makro, termasuk akses jalan tol, pelabuhan, dan jalur kereta api yang menjadi penggerak utama akselerasi ekonomi regional. 

Kekuatan infrastruktur ini menjadikan Bandar Lampung sebagai pusat aktivitas logistik dan energi nasional yang efisien. Efek domino dari konektivitas yang unggul ini telah menciptakan iklim investasi yang kondusif, mempercepat arus barang dan jasa, serta secara langsung meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemerataan akses ekonomi yang inklusif di seluruh wilayah kota.
 



"Kalau kota Bandar Lampung kita sekarang lagi giat-giatnya UMKM ya. Karena kota Bandar Lampung tidak ada pertanian, tidak ada perkebunan. Ini kita barang dan jasa. Dengan pelayanan yang baik, dengan apa, UMKM yang baik, InsyaAllah UMKM-nya baik, pelayanan juga baik, InsyaAllah pendapatan daerah akan lebih baik lagi," kata Eva.


"Apalagi dengan pinjaman tanpa bunga kita. Jadi semuanya penggiat usaha terutama UMKM yang ada di Bandar Lampung, terutama yang rumahan ya, yang memang mereka door-to-door atau melayani... apalagi kita ini ibu kota provinsi, ibu kota provinsi yang semua datangnya ke Bandar Lampung. Dengan kita berikan pinjaman tanpa bunga ini, mereka InsyaAllah perkembangan usahanya makin maju, dan kita juga bantu untuk sosialisasi UMKM-nya, hasil industrinya, insyaallah UMKM Bandar Lampung the best, tidak kalah dengan kota-kota lainnya," tuturnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025, kota Bandar Lampung mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,31 persen dengan realisasi APBD sebesar Rp2,16 triliun rupiah, serta angka kemiskinan sebesar 6,95 persen. 

Selama periode kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana yang kini telah masuk periode kedua, pemerintah kota Bandar Lampung memang memprioritaskan pembangunan infrastruktur, penguatan UMKM, pendidikan, dan kesehatan.


Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)