NEWSTICKER

Makna Makan Siang Presiden Jokowi dengan 3 Bakal Capres

N/A • 30 October 2023 19:50

Direktur Eksekutif Voxpop Center Research & Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengungkap makna dari makan siang yang dilakukan Presiden Joko Widodo dengan tiga bakal calon presiden (capres) di Istana Negara. Ia menangkap ada dua arti dalam pertemuan tersebut. 

Pertama, menurut Pangi, tidak boleh curiga. "Kita berprasangka baik saja, kita mendukung itikad baik presiden untuk membuat suasana yang demokratis, teduh yang tidak bising," ujar Pangi dalam program Metro Hari Ini, Metro TV, Senin, 30 Oktober 2023. 

Kedua, harus curiga. Pangi menuturkan bahwa setiap pertemuan politik, pasti ada makna politik di dalamnya. 

"Selalu dalam pertemuan politik, itu bukan suasana yang kosong, itu bicara apa, dapat apa, bagaimana, dan kepentingan apa yang membuat pertemuan itu terjadi," ungkapnya.

Pangi bahkan memaknai pertemuan Presiden Joko Widodo dengan tiga bakal calon presiden dengan kata 'hati-hati'. Sebab, pertemuan tersebut diduga dilakukan untuk gimik politik dan cara presiden mengecoh sentimen politik.

"Ini seperti pemadam kebakaran, jadi presiden hari ini posisinya tersudutkan oleh tekanan publik, legitimasinya mulai tergerus," kata dia. 

"Meja makan itu seolah bisa mengembalikan animo kepercayaan publik terhadap presiden," lanjut Pangi. 

Sementara, Relawan Ganjar Pranowo, Eko Kunthadi melihat pertemuan tersebut sebagai bentuk respons Presiden Joko Widodo terhadap isu yang berkembang di masyarakat. Khususnya pasca-putusan MK.

"Pak Jokowi tentu saya berkepentingan agar isu ini tidak menjadi problem yang terus menerus dibicarakan," ujar Eko. 

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo mengundang para bakal capres untuk makan siang dan berdiskusi. Sehingga, yang dapat ditampilkan ke publik adalah suasana yang adem. Padahal dalam masyarakat, pembicaraan tentang putusan MK masih terus menjadi pembicaraan yang hangat. 

"Ada yang menarik tadi dari tiga orang capres pasca-pertemuan, Pak Anies ngomong tentang bagaimana aparat yang netral, meminta Pak Jokowi untuk netral, Pak Ganjar bicara tentang pemilu yang damai ke depan, Pak Prabowo bicara tentang lontong, cumi dan lain-lain," ungkap Eko.

"Ini menarik dan menandakan bahwa ada beberapa perspektif yang ditangkap para capres itu dalam konteks makan siang tadi," imbuhnya.

Menurut Eko, keterangan dari tiga bakal capres menunjukkan apa yang ada dipikiran mereka saat makan siang bersama Presiden Joko Widodo. Anies berbicara soal netralitas aparatur negara, Ganjar berbicara soal pemilu yang damai. Sementara Prabowo mengartikan makan siang tersebut sebagai makan siang biasa. 

"Mungkin tema-tema tentang netralitas dan keterlibatan aparat tidak terlalu menarik buat Pak Prabowo," ucap Eko. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Metrotvnews.com

(Silvana Febriari)