KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 1 Penumpang Meninggal Dunia

12 August 2026 12:08

Mataram: Peristiwa tragis menimpa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang dilaporkan terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu pagi 12 Agustus 2026. Kapal yang sedang melayani rute dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok tersebut mengangkut ratusan penumpang saat api mulai berkobar.

"Satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berhasil diselamatkan namun dalam kondisi yang tidak stabil. Kedua korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut," ujar koresponden Metro TV, Adhy Hendry, dalam tayangan Breaking News Metro TV, Rabu 12 Agustus 2026. 

Proses evakuasi dilakukan oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. KMP Portlink II berhasil menyelamatkan 33 penumpang, sementara sisanya dievakuasi oleh kapal-kapal lain, termasuk bantuan dari KRI dan kapal patroli.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah total penumpang di atas KMP Putri Yasmin diperkirakan mencapai 130 orang. Tim SAR Mataram telah membawa dua korban menggunakan speedboat menuju Pelabuhan Lembar.

Keluarga korban mulai memadati Pelabuhan Lembar sejak pagi hari untuk mencari informasi terkait kondisi kerabat mereka. Isak tangis pecah saat beberapa keluarga menerima kabar mengenai kondisi penumpang. Diketahui, banyak dari penumpang kapal tersebut merupakan warga asal Lombok yang baru saja menyelesaikan latihan kepolisian dan militer di Bali.

Meskipun laporan awal menyebutkan api muncul saat kapal berada dalam posisi mendekati jadwal sandar, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kecelakaan maupun jumlah pasti manifes penumpang.

Meski terjadi kecelakaan besar di tengah laut, aktivitas penyeberangan di lintasan Lembar-Padangbai dilaporkan tetap berjalan normal. Hasil pantauan di lokasi menunjukkan jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal lain tidak terganggu dan situasi pelabuhan terpantau aman terkendali.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X