Relawan Minta Maaf Jika Zebra Cross 'Pac-Man' Tak Sesuai Standar

1 April 2026 15:16

Jakarta: Jalur penyeberangan (zebra cross) yang dihiasi karakter permainan Pac-Man, di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, sedang mendapatkan sorotan belakangan ini soal standarisasi. Relawan pembuat zebra cross tersebut menyampaikan permintaan maafnya jika tak sesuai standar yang berlaku.

"Mohon maaf kalau dari kami sebagai warga yang berinisiatif membuat zebra cross ini kalau standarnya kurang begitu," ujar salah seorang relawan yang memiliki inisiatif membangun zebra cross unik tersebut, Rafli Zulkarnaen, dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 1 April 2026.

Pihaknya membuat zebra cross tersebut dengan modal sendiri. Mereka juga membuatnya dengan usaha sendiri dan dikerjakan dadakan.

"Usaha sendiri dan itu dikerjakan dadakan dan cepat begitu," kata Rafli.

Rafli menceritakan kelompoknya berinisiatif membuat zebra cross unik tersebut. Hal ini sebagai bentuk pengingat bahwa zebra cross di kawasan Jalan Prof. Dr. Soepomo sudah mulai banyak yang hilang.
 



Sebetulnya warga sudah mengeluhkan persoalan itu dan melapor ke aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Sayangnya tidak ada upaya tindak lanjut.

"Nah terus habis itu saya berinisiatif mengajak teman saya yang memang biasa membuat mural. Akhirnya pada saat kemarin libur Lebaran itu kita eksekusilah jam 1 pagi sampai jam 5 pagi. Jadi kita sekitar empat orang bereksekusi," ungkap Rafli.

Dalam proses pembuatannya, Rafli memastikan pihaknya sudah mengikuti standar yang berlaku, porsi ukiran zebra crossnya harus terlihat lebih dominan dibandingkan ukiran seninya. Komposisinya 80 persen zebra cross, 20 persen ukiran seni.

"Seninya hanya 20 persen saja kok. Biar nanti kalau sudah jadi sampai sekarang sih Alhamdulillah masih kepakai sama warga nih buat nyeberang. Jadi tetap fungsinya itu tetap utama," ucap Rafli.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)