Kekurangan Air Bersih di Tengah Asap Pekat Karhutla

Muhamad Marup • 7 September 2026 16:33

Pontianak: Warga Pontianak menghadapi kekurangan air bersih. Hal ini memperparah kondisi masyarakat yang tengah berhadapan dengan asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan pantauan tim Metro TV, Senin, 7 September 2026, ada beberapa posko yang menyediakan air bersih gratis dari warga. Salah satunya posko yang diinisiasi komunitas masyarakat Melayu yang berada di Jalan Gajahmada, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
 



Setiap harinya, posko tersebut menyediakan 16 ribu liter air yang bisa akan disalurkan menjadi sekitar 400-800 galon. Warga bisa mengakses air gratis tersebut secara gratis sebanyak 1 galon per keluarga.

"Kami mengambil air dari pegunungan sama tempatnya seperti depot-depot pengisian air minum mengambil air," ujar perwakilan Bala Komando Melayu, Yayan.

Yayan menuturkan, kelangkaan air bersih baru terjadi tahun ini. Musim kemarau yang panjang menjadi penyebab terjadinya kondisi tersebut.

Ia menambahkan, tantangan dari pengadaan air terletak pada biaya transportasi. Untuk mengangkut 16 ribu liter air, biaya yang dirogoh tidak sedikit.

"Biaya pengantarannya justru lebih besar dari air itu sendiri," tuturnya.

Yayan mengungkapkan, posko tersebut mendapat banyak dukungan seperti Kesultanan Pontianak, PLN, dan Pertamina. Selain membagikan air bersih, pihaknya juga membagikan air minum dari para donatur.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X