Muhammad Alvi Randa • 8 September 2026 13:54
Pelalawan: Karhutla di Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, kini berada dalam tahap pemulihan. Meski luas lahan terbakar 964,4 hektare tidak bertambah, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan bara di lahan gambut tidak kembali memicu api.
Pendinginan masih dilakukan tim gabungan yang melibatkan BPBD, damkar, TNI, Polri, pihak swasta, dan masyarakat. BPBD Kabupaten Pelalawan juga mengerahkan tiga unit mini strike untuk mempercepat pembasahan lahan.
Hingga Senin, 7 September 2026, luas lahan yang terbakar tercatat 966,4 hektare dan tidak mengalami penambahan. Namun, petugas masih harus memastikan seluruh area terbakar benar-benar dingin.
Kondisi lahan gambut menjadi salah satu kendala utama dalam proses pendinginan. Gambut yang dalam dan asam memungkinkan api bertahan di dalam tanah, sehingga bara dapat kembali muncul meski permukaan lahan telah dilakukan pembasahan.
Perubahan cuaca dan hembusan angin yang tidak menentu juga menyulitkan petugas memastikan proses pendinginan berjalan optimal. Karena itu, pemantauan dan pendinginan terus dilakukan di area yang dinilai masih memiliki potensi munculnya bara.
Status penanganan karhutla di wilayah ini telah berubah dari darurat menjadi masa pemulihan sejak 28 Agustus. Meski status sudah pemulihan, upaya pendinginan tetap dilanjutkan hingga kondisi lahan dinyatakan aman.
Tim gabungan menargetkan proses pendinginan dapat dituntaskan dalam dua hingga tiga hari. Petugas juga berharap hujan segera turun untuk membantu mempercepat pembasahan lahan dan mencegah munculnya kembali api.