Suhu Makkah Capai 42 Derajat, Petugas Bagikan Masker dan Semprot Air ke Jemaah Haji

Mahmud Fauzi • 5 May 2026 11:22

Makkah: Kondisi cuaca panas di Tanah Suci masih menjadi perhatian serius bagi jemaah haji Indonesia. Suhu udara di Kota Makkah mencapai 42 derajat celsius memicu status siaga, jemaah diimbau menggunakan alat pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan.

Early warning system atau sistem peringatan dini yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menunjukkan suhu udara di Makkah pada Senin, 4 Mei 2026, mencapai 42 derajat celsius, sedangkan suhu di Madinah 41 derajat celsius.

Suhu panas terik di Tanah Suci disertai dengan kelembaban udara rendah sekitar 12 persen. Kondisi ini menempatkan Makkah dan Madinah dalam status siaga dua, dengan potensi suhu berkisar antara 40 hingga 45 derajat celsius.

Petugas PPIH Arab Saudi membagikan masker dan oralit untuk mengantisipasi potensi jemaah haji memgalami dehidrasi.

Selain itu petugas juga melakukan penyemprotan air kepada jemaah haji untuk menurunkan suhu tubuh di tengah cuaca panas dan kering Tanah Suci.

Jemaah lansia dianjurkan untuk melaksanakan salat Zuhur dan Ashar di hotel guna menghindari paparan panas. Selain itu, jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, jemaah wajib menggunakan pelindung diri seperti sandal, masker, dan payung.

Jemaah juga diimbau untuk rutin mengonsumsi air putih minimal 1,5 hingga 2 liter air setiap harinya, dan diminun setiap 30-60 menit, untuk menghindari dehidrasi.

Dengan kondisi cuaca yang panas dan kering ini, jemaah diharapkan dapat menjaga kesehatan agar tetap prima dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)