Pramono Targetkan PAM Jaya Cetak Laba 2026 di Atas Rp1,3 Triliun

16 October 2026 14:29

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kondisi sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta mulai membaik. Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, misalnya. PAM Jaya mencatatkan laba  yang mulai mengalami kenaikan signifikan pada 2025.

Laba PAM Jaya pada 2024 berada di kisaran Rp250 miliar dan meningkat menjadi Rp1,1 triliun pada tahun berikutnya. Pramono menargetkan PAM Jaya dapat meraih laba lebih dari Rp1,3 triliun pada tahun ini.

"Diharapkan pada 2026 ini, PAM Jaya bisa meraih keuntungan di atas Rp1,3 triliun," ujar Pramono, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Jumat, 16 Oktober 2026.

Pramono menilai peningkatan kinerja itu tidak terlepas dari penerapan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan daerah. Tidak hanya PAM Jaya saja. Hal itu juga terlihat di BUMD lain.

"Ini sebagai contoh saja kenapa itu bisa berubah, karena profesionalisme dilakukan, bukan hanya PAM, bukan hanya Bank Jakarta, termasuk yang lain," tegas Pramono.

Pramono berharap pembenahan manajemen juga dapat diterapkan pada BUMD lain, termasuk Perumda Dharma Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya serta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) secara bertahap. Hal ini dilakukan agar kinerja keuangan dan kontribusi perusahaan daerah terhadap pembangunan Jakarta semakin optimal. 

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X