Diduga Korban TPPO, PMI di Libya Menangis Minta Dipulangkan ke Tanah Air

28 June 2026 14:24

Diduga jadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), seorang pekerja migran Indonesia asal Cianjur menangis histeris, memohon bantuan kepada Presiden RI dan Gubernur Jabar untuk dipulangkan karena bekerja melebihi batas kemampuan.

Video Ai Juariah warga Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat viral di media sosial. Dalam pengakuannya ia harus bekerja di tiga rumah milik majikannya tanpa ada jeda waktu istirahat, sehingga beban pekerjaan itu membuat kondisi fisik dan mentalnya terus menurun. 

“Assalamualaikum yang amanah saja, saya hanya ingin pulang. Saya ada gaji tiga bulan. Saya hanya ingin dipermudah, tolong ya Bapak Presiden, Bapak Gubernur, saya minta tolong sama beliau karena panutan masyarakat. Saya bekerja lebih, saya udah nggak sanggup lagi.” kata PMI di Libya, Ai Juariah, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Minggu, 28 Juni 2026.
 

Baca juga: Gerak Cepat Menteri Mukhtarudin Fasilitasi Pemulangan Warga Kalteng yang Tertahan di Kamboja


Video viral tersebut menimbulkan berbagai spekulasi publik mengingat wajah Ai Juariah berlumuran darah. Namun dalam pengakuan Ai yang disampaikan kepada suaminya, wajahnya berdarah akibat terjatuh dan mengenai kaca saat sedang bekerja.

Kondisi yang dialami Ai Juariah tersebut memunculkan dugaan bahwa Ai merupakan korban TPPO. Dugaan tersebut diperkuat setelah suami Ai mengaku tidak memegang satu pun salinan dokumen resmi terkait proses keberangkatan istrinya ke Libya sejak 14 bulan yang lalu.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X