19 September 2026 14:16
Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bulungan menggelar Tengguyun Fest 2026 bertema "Tradisi Tanpa Batas, Populer Tanpa Kehilangan Identitas" di lapangan utama Universitas Kaltara, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Sebanyak 512 pegiat olahraga dari 10 kecamatan berpartisipasi dalam ajang yang berlangsung pada 17 hingga 20 September 2026 ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga tradisional serta meningkatkan kesadaran berolahraga di kalangan warga. Acara ini menghadirkan berbagai perlombaan dari tiga klaster induk organisasi olahraga, yaitu olahraga tradisional kreasi budaya, olahraga kreasi dan kebugaran, serta olahraga petualangan dan tantangan.
Ketua KORMI Bulungan, Adymas Putro Utomo, menyampaikan bahwa dari 19 induk olahraga di Bulungan, tiga perwakilan klaster olahraga difokuskan pada gasing, egrang, dan sumpit.
"Gasing, egrang, dan sumpit menjadi unggulan di dalam KORMI Kabupaten Bulungan melalui PORTINA yang kita selenggarakan. Ada juga PERPATRI untuk panahan tradisional, senam perwakilan dari OKK, serta olahraga petualangan dan tantangan yang diwakili oleh airsoft gun," ujar Adymas dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu, 19 September 2026.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengapresiasi penyelenggaraan Tengguyun Fest 2026 sebagai rangkaian momentum menyambut Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-236 dan Hari Jadi Kabupaten Bulungan ke-66 pada Oktober mendatang. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
"Saya bersyukur melalui KORMI Bulungan, dalam waktu yang singkat, sejak pelantikan sekitar 7 Maret lalu di momentum puasa, telah bergerak secara masif di 10 kecamatan," ungkap Syarwani.
Selain menghadirkan olahraga tradisional, pelaksanaan Tengguyun Fest juga membuka stand UMKM untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sejumlah stand pun dikunjungi Bupati Syarwani seperti membatik dari SLB Tanjung Selor dan stand kuliner.