Drone Ukraina Kembali Serang Rusia, 13 Warga Terluka

22 January 2026 10:17

Wilayah Adygea di Rusia diguncang serangan pesawat tanpa awak atau drone asal Ukraina yang menyebabkan kerusakan parah pada kawasan pemukiman. Ledakan yang terjadi tidak hanya menghantam bangunan, tetapi juga memaksa sejumlah bandara strategis di sekitar lokasi untuk menghentikan operasional secara mendadak demi alasan keamanan.

Gubernur Adygea, Murat Kumpilov, mengonfirmasi bahwa insiden ini melukai sedikitnya 13 orang warga sipil yang berada di lokasi kejadian. Dua di antara korban luka dilaporkan masih anak-anak, yang kini telah mendapatkan perawatan medis intensif akibat dampak ledakan tersebut.

Dampak fisik dari serangan ini terlihat pada 12 gedung apartemen yang mengalami kerusakan struktural cukup serius di berbagai sisi. Selain bangunan, pihak berwenang mencatat lebih dari 10 unit mobil hangus terbakar, sementara puluhan kendaraan lainnya rusak akibat terjangan pecahan peluru.
 



Hingga saat ini, pemerintah Rusia masih mendalami laporan media mengenai kemungkinan adanya keterlibatan rudal dalam serangan udara tersebut. Namun, pihak kementerian belum memberikan konfirmasi resmi dan masih memfokuskan investigasi pada jenis proyektil yang berhasil menembus area pemukiman.

Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim bahwa sistem pertahanan udara mereka sebenarnya telah bekerja keras menghalau serangan masif ini. Petugas menyatakan telah berhasil menembak jatuh sedikitnya 75 drone Ukraina yang menyasar berbagai wilayah Rusia dalam kurun waktu yang bersamaan.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)