13 April 2026 10:12
Aksi premanisme kembali mencuat dan meresahkan warga ibu kota, khususnya di kawasan Tanah Abang. Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk bertindak tegas tanpa kompromi terhadap segala bentuk praktik pungutan liar dan kekerasan jalanan.
Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Senin 13 April 2026, pernyataan tegas tersebut muncul setelah viralnya video di media sosial yang memperlihatkan aksi pemalakan terhadap seorang pedagang bakso. Dalam video itu, pelaku tidak hanya meminta uang secara paksa, tetapi juga merusak dagangan korban dengan memecahkan mangkuk-mangkuknya. Nominal pungutan yang diminta bahkan mencapai Rp400 ribu, angka yang sangat memberatkan bagi pedagang kecil.
Tak hanya pedagang, praktik premanisme juga menyasar pengemudi bajaj di sekitar pasar. Mereka mengaku kerap menjadi korban pemerasan oleh oknum yang memanfaatkan keramaian kawasan tersebut.