KNKT Bakal Selidiki Kegagalan Sekoci KM Mutiara Sentosa 2

6 August 2026 13:57

Memasuki hari kelima pascatragedi terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Kabupaten Sumenep, tim gabungan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Perak mulai melakukan pemeriksaan intensif. Langkah ini diambil guna mengungkap penyebab pasti tragedi yang menewaskan lima orang penumpang tersebut.

Jurnalis Metro TV, Mahmud Fauzi melaporkan, pemeriksaan difokuskan pada pemanggilan sejumlah saksi, termasuk pihak pengelola, operator, dan Anak Buah Kapal (ABK). Selain menyelidiki penyebab munculnya api, penyidik juga menyoroti kejanggalan dalam prosedur keselamatan dan evakuasi serta validitas manifes penumpang.
 


Berdasarkan temuan awal, terdapat kegagalan fatal pada sistem keselamatan kapal. Pada saat kejadian, enam sekoci dan beberapa perahu karet yang tersedia di kapal tidak difungsikan sama sekali. Kondisi ini memaksa seluruh penumpang menyelamatkan diri secara dramatis dengan melompat dari anjungan kapal langsung ke laut dari ketinggian sekitar 7 hingga 10 meter.

Proses investigasi yang dilakukan KNKT ini diperkirakan akan menghadapi tingkat kompleksitas tinggi. Pasalnya, bangkai KMP Mutiara Sentosa II kini dinyatakan telah tenggelam di dasar perairan Madura dengan kedalaman mencapai 50 meter. Arus laut yang deras di lokasi kejadian menuntut penggunaan teknis penyelaman dan peralatan khusus.

Meski demikian, pihak KNKT dan KSOP menegaskan bahwa jika terbukti ada pelanggaran, sanksi tegas akan dijatuhkan kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai aturan yang berlaku.

Operasi SAR Ditutup, 4 Orang Dilaporkan Masih Hilang

Di sisi lain, meski operasi Search and Rescue (SAR) telah resmi dihentikan karena seluruh penumpang dalam manifes diklaim telah ditemukan, sejumlah keluarga masih melaporkan hilang kontak dengan kerabat mereka. Data sementara mencatat setidaknya ada empat orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. 

Keluarga korban mendesak agar operasi pencarian segera dilanjutkan agar para korban dapat ditemukan dalam kondisi apa pun.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X