17 September 2026 10:18
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau, merusak lingkungan serta mengganggu aktivitas perkebunan kelapa sawit warga. Selain menghambat proses panen akibat sebaran titik api, kabut asap karhutla juga mulai menyebabkan warga yang tinggal di area perkebunan mengalami gangguan kesehatan berupa sesak napas.
Kondisi tersebut memaksa para petani dan penjaga kebun bekerja ekstra untuk mengamankan lahan mereka dari kobaran api. Roni, salah seorang penjaga kebun sawit, terpaksa harus bersiaga selama 24 jam nonstop sejak sore hari hingga sore hari di hari berikutnya. Penjagaan ketat ini dilakukan semata-mata untuk memastikan api tidak kembali menyala dan menghanguskan lahan perkebunan tempatnya bekerja.