10 March 2026 17:55
Jakarta: Kasus campak dilaporkan kembali meningkat di sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian karena campak merupakan penyakit menular yang dapat menyebar dengan cepat, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Campak adalah virus ini bisa menyebar lewat batuk, bersin, atau bahkan udara yang terkontaminasi. Kasus campak juga bisa memunculkan komplikasi serius jika tidak dicegah sejak dini.
Supaya anak tetap sehat dan terlindungi, ada beberapa langkah penting yang bisa dilakukan orang tua setiap hari seperti dikutip dari laman resmi Halodoc.
Campak mudah menyebar dari satu anak ke anak lain, terutama dalam kerumunan. Menjauhkan anak dari orang yang sedang sakit campak bisa membantu mengurangi risiko tertular, karena gejala biasanya muncul dalam 10–14 hari setelah paparan virus.
Vaksinasi adalah cara paling efektif untuk mencegah campak. Menurut data kesehatan, tubuh anak yang mendapat dua dosis vaksin MMR (Measles–Mumps–Rubella) memiliki tingkat perlindungan yang sangat tinggi terhadap penyakit ini. Satu dosis vaksin MMR bisa memberikan perlindungan sekitar 93 persen, sedangkan dua dosis bisa memberikan perlindungan hingga sekitar 97 persen dari infeksi campak.
Penyuntikan ini biasanya disarankan pertama kali antara usia 12–15 bulan dan dosis kedua sekitar usia 4–6 tahun, dan ini membantu tubuh anak membentuk kekebalan kuat terhadap virus. Efek samping ringan setelah vaksin seperti demam atau ruam biasanya bersifat sementara dan umum terjadi, tetapi jika muncul gejala serius, segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Kebiasaan sederhana bisa memberikan dampak besar. Mengajarkan anak untuk rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menutup mulut saat batuk atau bersin, serta tidak berbagi peralatan pribadi seperti gelas atau sikat gigi dapat membantu menekan penyebaran virus campak dan penyakit lainnya.
Menurut panduan dokter, vaksin MMR yang diberikan sesuai jadwal imunisasi rutin biasanya memberikan perlindungan yang bertahan lama terhadap campak.
Dengan vaksinasi lengkap, menjaga jarak dari orang yang sakit, dan menerapkan pola hidup bersih, risiko anak tertular campak bisa ditekan secara signifikan. Edukasi dan kesadaran orang tua tentang pencegahan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan Si Kecil.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Calista Vanis)