Eko Nordiansyah • 12 February 2026 17:24
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah serius mengembangkan ekonomi syariah sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut, ekonomi syariah memiliki peran besar, sama seperti ekonomi hijau dan ekonomi digital.
"Bagi pemerintah jelas ekonomi syariah adalah bagian dari staregi besar pembangunan, sejajar dengan ekonomi hijau dan ekonomi digital, bukan simbol, bukan retorika tapi instumen nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi bangsa," kata Purbaya dalam Metro TV Sharia Economic Forum : Accelerating Growth and Prosperity: Path to Global Impact di The Tribrata Hotel, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Meski begitu, Purbaya menyebut, keberpihakan dalam mendorong ekonomi syariah belum dilakukan maksimal. Menurut dia, pengembangan ekonomi syariah tidak sekedar jargon saja tetapi betul-betul menjalankan sistem ekonomi sesuai dengan syariat Islam.
"Kalau mau bangun, bangun betul-betul. Syariah bukan hanya istilahnya tapi praktik syariah betul-betul syariah," jelas dia.
Ia mencontohkan, meski bank syariah tidak memakai istilah bunga namun biaya yang dikenakan lebih mahal dibandingkan bank konvensional. Padahal negara lain seperti Jerman lebih menggunakan prinsip syariah karena sistem keuangan didominasi bank kecil.
"Kalau jerman yang dianggap struktur terkuat, harusnya kita juga bisa, instead kita pakai istilah syariah tapi bunganya tinggi kita harus bergerak ke arah sana, menggalakan orang-orang yang betul-betul ingin menjalankan prinsip syariah," jelas dia.