Karhutla Dekati Permukiman Warga Kubu Raya, Petugas Berjibaku Padamkan Bara

Muhamad Marup • 10 September 2026 13:02

Kubu Raya: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kobaran api dilaporkan membakar lahan gambut yang berlokasi persis berdampingan dengan kawasan permukiman dan perkebunan produktif milik warga.

Titik api diketahui berdekatan langsung dengan rumah warga, area perkebunan ubi, serta peternakan kambing. Kondisi tersebut memaksa tim gabungan Operasi Aman Nusa II dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang melibatkan personel Polda Kalimantan Barat dan Polres Kubu Raya, bergerak cepat memadamkan api agar tidak merembet ke area hunian.

Karakteristik tanah di Kalbar yang didominasi gambut menjadi kendala utama dalam penanggulangan karhutla kali ini. Karakter lahan gambut kerap memperlihatkan permukaan yang tampak padam, padahal titik api masih membara di lapisan bawah tanah.

"Karakteristik di Kalimantan Barat sendiri didominasi oleh lahan gambut. Kalau lahan gambut memang untuk pemadamannya itu agak sulit karena ketika lahan dari atasnya sudah padam, tapi di bawahnya masih tetap ada apinya," ujar Jurnalis Metro TV, Muhamad Maruf di Kubu Raya, Kalimantan Barat. Maruf menambahkan bahwa bara api yang terpendam di bawah tanah tersebut sangat rawan memicu kobaran baru jika tidak ditangani tuntas. Lahan gambut yang terbakar di lapisan bawah dapat menjalar tak terlihat menuju area sekitar pemukiman.

"Untuk menaklukkan api bawah tanah, petugas gabungan menerapkan teknik pemadaman khusus. Petugas menyemprotkan air bertekanan langsung menembus ke dalam lapisan gambut guna menjangkau sumber api terdalam," tambah Maruf. Selain menyemprotkan air ke bawah tanah, personel di lapangan membuat parit atau sekat bakar. 

"Proses penyekatan ini krusial untuk mencegah bara meluas atau berpindah ke lahan di sebelahnya," tandasnya.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X