Jika tak Untungkan Indonesia, Prabowo Buka Opsi Keluar dari BoP

19 March 2026 23:27

Hambalang: Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan keluar dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) jika dinilai tidak menguntungkan kepentingan nasional. Presiden menyatakan keikutsertaan Indonesia dalam BoP akan terus dievaluasi.

Presiden menegaskan Indonesia akan tetap berada dalam BoP selama dinilai mampu mendukung perjuangan rakyat Palestina.

"Dan saya mengatakan, selama kita di dalam BOP bisa bantu perjuangan rakyat Palestina, kita akan berusaha. Begitu, kita ambil kesimpulan tidak ada harapan dan kontraproduktif kita menilai kita habis waktu, habis energi, dan tidak menguntungkan kepentingan nasional bangsa Indonesia, kita keluar," kata  Prabowo dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 19 Maret 2026. 

Prabowo menjelaskan keterlibatan Indonesia dalam inisiatif tersebut bermula saat pidatonya di Sidang Umum PBB yang menegaskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Setelah itu Indonesia bersama sejumlah negara mayoritas Muslim mengikuti pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam pertemuan tersebut, dibahas proposal 21-point plan untuk menciptakan perdamaian berkelanjutan di Gaza.

Pemerintah menilai, sejumlah poin dalam proposal tersebut membuka peluang bagi terwujudnya solusi dua negara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)