Aktivitas Belajar Mengajar di Muaro Jambi Berangsur Normal

3 September 2026 11:55

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno menyebut proses belajar mengajar di wilayah Muaro Jambi sudah dilakukan secara tatap muka. Hal ini disampaikan melalui Surat Keterangan (SK) pada tanggal 2 September 2026 lalu dimana siswa SD, SMP, SMA mulai melakukan proses belajar mengajar secara langsung karena kondisi di sebagian wilayah Muaro Jambi sudah berangsur membaik. 

Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia pada Kamis, 3 September 2026, sebelumnya, Bambang memberlakukan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) di wilayah Muaro Jambi sejak tanggal 24 Agustus hingga 29 Agustus 2026. Namun, akibat kondisi kabut asap yang masih tebal, PJJ diperpanjang hingga tanggal 2 September lalu.

Beberapa siswa mengaku mengalami kesulitan belajar selama masa PJJ, sebab banyak di antara mereka yang tinggal di daerah perbukitan sehingga kesulitan memperoleh sinyal internet, sementara PJJ harus menggunakan aplikasi Zoom Meeting.  

Meski aktivitas pembelajar sudah mulai berangsur normal, masih terdapat pembatasan atau penyesuaian aktivitas belajar mengajar, diantaranya peniadaan apel pagi karena asap yang masih menyelimuti sebagian kawasan di Muaro Jambi, meski tidak setebal sebelumnya. 


Selain itu, aktivitas luar ruangan seperti pembelajaran olahraga belum diperbolehkan. Para siswa hanya diperbolehkan berkegiatan di dalam kelas. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) menyebut titik api di wilayah Muaro Jambi sudah mulai berkurang, meskipun masih ada beberapa titik baru yang muncul. 

Petugas gabungan juga terus melakukan patroli, baik secara darat maupun udara untuk terus memantau perkembangan titik api dan juga untuk mengurangi kabut asap yang ada di wilayah Muarojambi. 


(Lutfia Azzahra)

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X