MUI Dukung Indonesia Bergabung dengan Board of Peace

4 February 2026 10:26

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan dukungannya terhadap keputusan pemerintah Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Ketua Umum MUI Anwar Iskandar menyebut keanggotaan Indonesia dalam dewan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperjuangkan kemaslahatan umat dan kemanusiaan. Hal itu disampaikan Anwar usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Selasa sore, 3 Februari 2026.

Anwar menyebut dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina secara utuh. Keanggotaan Indonesia di Board of Peace dinilai dapat menjadi salah satu upaya diplomatik untuk membantu mengurangi penderitaan rakyat Palestina.
 

Baca juga: Ketum PBNU Dukung Strategi Prabowo Wujudkan Perdamaian Palestina

Anwar menjelaskan bahwa MUI memandang keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan mencegah terjadinya perang, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam isu-isu kemanusiaan internasional.

“Ini adalah perjuangan untuk kemaslahatan umat, kemaslahatan bangsa, dan kemaslahatan kemanusiaan. Sepanjang komitmennya untuk kemaslahatan, mengapa tidak kita dukung,” ujar Anwar.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace bersifat tidak mengikat secara mutlak. Apabila keberadaan Indonesia di dalam dewan tersebut tidak lagi membawa kemaslahatan, pemerintah siap untuk menarik diri.

“Kalau memang tidak membawa kemaslahatan, Presiden juga sudah menyampaikan Indonesia akan keluar dari keanggotaan tersebut,” kata Anwar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)