Kekeringan Landa Majene, BPBD Salurkan Ribuan Liter Air Bersih

23 September 2026 12:12

Majene: Dampak El Nino yang memicu kemarau panjang kian meluas di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Imbas krisis air bersih yang melanda permukiman warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene menyalurkan ribuan liter air bersih ke sejumlah titik terdampak.

Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah kawasan pesisir Barane, Banggae Timur. Berdasarkan pantauan di lapangan, warga tampak antusias dan berbondong-bondong membawa wadah penampungan saat tim BPBD tiba di lokasi. Mereka rela mengantre demi mendapatkan pasokan air bersih yang diberikan secara gratis tersebut.

Selama ini, warga sebenarnya mengandalkan pasokan air dari PDAM Majene. Namun, di tengah kondisi normal sekalipun, air hanya mengalir satu kali dalam sepekan. Sejak musim kemarau melanda, kondisi semakin memburuk hingga pasokan air dari PDAM terhenti total akibat debit air yang menyusut drastis.

Personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Majene, Wahyuddin, menjelaskan bahwa kegiatan penyaluran bantuan air bersih ini telah dilakukan secara intensif selama satu bulan terakhir.

"Kami melakukan penyaluran air bersih sejak memasuki musim kemarau yang melanda di Kabupaten Majene, khususnya di lingkungan-lingkungan yang kekurangan air bersih," ujar Wahyuddin dalam tayangan Headline News Metro TV, Rabu 23 September 2026. 

Ia menambahkan bahwa setiap harinya tim berkeliling ke berbagai titik pemukiman untuk mendistribusikan sekitar 5.000 hingga 15 ribu liter air bersih. Penyaluran ini ditargetkan menyasar wilayah-wilayah yang paling membutuhkan, termasuk rencana kelanjutan distribusi ke wilayah RT 02 di lingkungan Barane pada hari berikutnya.

"Jadi mungkin besok kami lanjut ke RT 02 khususnya di lingkungan Barane," katanya. 

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X