24 April 2026 14:49
Pemerintah Indonesia mendukung langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 4,7% pada April 2026. Kebijakan ini telah dipertahankan selama tujuh bulan berturut-turut guna menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai keputusan tersebut sebagai sinyal positif bagi pasar keuangan, khususnya di tengah gejolak ekonomi akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
“Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75%, jadi ini juga sudah sinyal positif. Defisit APBN terjaga di 0,93?ri PDB, jadi disiplin fiskal dijaga di tengah ekspansi yang terukur,” ujar Airlangga dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jum'at 24 April 2026.
|
Baca Juga : Rupiah Perkasa Tipis! Meski Sentimen Global Masih Penuh Ketidakpastian |