Resmikan Jakarta Ramadan Festival, Pramono: Mari Mudik ke Jakarta

Enrich Samuel • 28 February 2026 11:52

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memulai rangkaian acara Jakarta Ramadan Festival di kawasan Bundara HI, Jumat, 27 Februari 2026. Acara akan berlangsung mulai Jumat hingga 31 Maret mendatang.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta bersama DPRD ingin menghadirkan suasana Ramadan yang berbeda untuk masyarakat. Pramono menyebut, salah satu program unggulan dalam rangkaian festival tersebut adalah Jakarta Festiv Wonder. 

“Yang akan ikut berpartisipasi dalam Jakarta Festiv Wonder diskon perbelanjaannya ada 101 pusat perbelanjaan,” ujar Pramono.

Ia meyakini capaian transaksi tahun ini akan melampaui periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang mencapai Rp13 triliun. Apalagi, durasi pelaksanaan program lebih panjang dengan variasi kegiatan yang lebih beragam.

Tak hanya pusat perbelanjaan, sektor perhotelan juga dilibatkan. Pemprov DKI memberikan insentif pajak kepada mal dan hotel agar mampu menghadirkan potongan harga signifikan bagi masyarakat.

Bahkan, diskon yang diberikan ditargetkan bisa mencapai hingga 70 persen. Insentif pajak tersebut diharapkan menjadi stimulus agar pelaku usaha berani memberikan promo agresif dan menarik minat belanja warga.

"Yang paling utama adalah temanya 'Mudik ke Jakarta'. Karena kami akan memberikan kemudahan insentif pajak bagi pusat-pusat perbelanjaan, hotel dan sebagainya agar mereka kemudian bisa memberikan diskon yang signifikan. Bahkan nanti pada puncaknya saya yakin diskonnya bisa berapa persen, Bu? 70%.Bisa 70%," tambah Pramono. 

Pemprov optimistis strategi diskon besar dan insentif fiskal ini mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menjadikan Jakarta sebagai destinasi utama selama Ramadan dan Idulfitri.

"Dan pada saat Idulfitri kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta. Kenapa kami lakukan sekali lagi untuk menarik bahwa daripada macet-macet atau belanja-belanja ke luar negeri dan sebagainya lebih baik tetap tinggal di Jakarta," pungkas Gubernur DKI.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)