14 March 2026 01:27
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan gelombang ke-44 serangan balasan dalam rangkaian Operasi True Promise 4. Serangan besar-besaran ini ditujukan langsung ke pangkalan militer Amerika Serikat dan wilayah-wilayah yang diduduki Zionis Israel.
Operasi yang diluncurkan pada malam ke-23 bulan suci Ramadan ini menggunakan kode sandi 'Ya Sadiq al-Wa'd'. Selain sebagai aksi militer, serangan ini dinyatakan sebagai bentuk penghormatan bagi para syuhada di Jalan Al-Quds, di antaranya Qassem Soleimani, Sayyed Hassan Nasrallah, Sayyed Hashem Safieddine, Ismail Haniyeh, dan Yahya Sinwar.
IRGC melaporkan bahwa serangan tersebut berhasil menyasar titik-titik strategis di wilayah pendudukan, termasuk Kiryat Shmona, Hadera, dan Haifa. Tidak hanya target darat, serangan ini juga diarahkan kepada Armada ke-5 Amerika Serikat serta pangkalan-pangkalan militer AS lainnya yang berada di kawasan.
Dalam operasi gelombang ke-44 ini, Iran mengerahkan kekuatan militer untuk menembus pertahanan musuh, di antaranya rudal presisi dan super berat termasuk tipe Khorramshahr, Kheibar-Shekan, Fattah, dan Qadr serta drone bunuh diri.
| Baca juga: Mojtaba Khamenei Desak Negara Teluk Tutup Pangkalan Militer AS |