Penangan Sampah di Bali Masuk Fase Krusial, Wayan Koster: Now or Never

2 May 2026 09:29

Denpasar: Gubernur Bali I Wayan Koster menegaskan bahwa penanganan sampah di Pulau Dewata kini telah memasuki fase krusial yang tidak dapat ditunda lagi. Dia berkomitmen untuk menuntaskan masalah lingkungan ini meskipun mendapat berbagai kritik di media sosial (medsos).

"Posisi saya adalah, now or never! Sekarang momentumnya untuk sukses, atau kalau nggak terjadi sekarang suksesnya itu selamanya tidak akan mencapai sukses," ujar Koster, dalam program Metro Pagi Primetime Metro TV, Sabtu, 2 Mei 2026.

Menurutnya, momentum penanganan sampah harus diambil saat ini juga. Terutama menjelang pemberlakuan pembatasan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), pada Agustus 2026.
 



Sebab, volume sampah di Bali sudah mencapai ribuan ton per hari. Ini menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

"Mulai 1 Agustus sudah tidak boleh lagi organik, anorganik, maupun residu dibawa ke TPA Suwung. Artinya TPA Suwung ini ditutup," kata Koster.

Di satu sisi, masyarakat Bali merespons dengan baik upaya memilah sampah organik dan anorganik. Data per April 2026 menunjukkan peningkatan signifikan kesadaran warga dalam mengelola sampah secara mandiri.

"Semula yang memilah sampah di Denpasar itu cuma 30 persen, tapi sekarang sudah mencapai 70 persen, luar biasa," ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)