Kemarau Panjang Picu Krisis Air, TNI dan Warga Bangun Sumur Bor di Pontianak

Metro TV • 8 September 2026 16:50

Pontianak: Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Di Pontianak Selatan, kondisi tersebut mendorong TNI bersama warga membangun sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari sekaligus membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Krisis air bersih dirasakan warga seiring menyusutnya sumber air di wilayah tersebut. Bahkan, air danau yang semakin surut kini tercampur dengan air laut sehingga terasa asin dan tidak dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan warga.

Melihat kondisi tersebut, Kodim 1207 dan Koramil Pontianak Selatan bersama masyarakat melakukan pembangunan sumur bor. Sumber air dari sumur tersebut nantinya dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.
 



Selain untuk kebutuhan masyarakat, sumur bor juga disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla. Air dapat digunakan untuk membantu proses pemadaman maupun pendinginan lahan yang terbakar.

Proses pembangunan sumur bor berlangsung selama satu hari hingga menemukan titik air. Sumur tersebut dibuat dengan kedalaman mencapai 56 meter.

Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi menghadapi keterbatasan air bersih selama kemarau panjang. Di sisi lain, ketersediaan sumber air juga menjadi penting untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung, keberadaan sumber air alternatif menjadi semakin dibutuhkan. Sumur bor hasil kolaborasi TNI dan warga pun diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X