Ketegangan di Selat Hormuz Bayangi Ketahanan Energi Global

27 March 2026 21:42

Jakarta: Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuat pasar energi global menjadi waspada. Di sisi lain, Pemerintah AS masih berupaya memastikan arus kapal di Selat Hormuz tetap lancar pascaserangan terhadap Iran.

Selat Hormuz adalah jalur vital distribusi minyak dunia sehingga penutupannya mengganggu perekonomian global. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan pemerintah AS tengah berupaya membuka kembali jalur tersebut agar stabilitas pasar kembali normal.
 

Baca Juga: Iran Mulai Buka Akses Selat Hormuz, Ujian Diplomasi Indonesia

"Ini jelas merupakan sesuatu yang sedang diupayakan oleh pemerintah secepat mungkin. Dan terkait minyak, seperti yang anda tahu, pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk menstabilkan pasar," ungkap Karoline, dikutip dari Zona Bisnis, Metro TV, Jumat, 27 Maret 2026. 

Di sisi lain, Iran justru menyampaikan pernyataan yang kontradiktif, dengan mengatakan Selat Hormuz tetap terbuka bagi sebagian negara yang dianggap “sahabat” dan hanya tertutup bagi kapal dari AS, Israel, serta sekutu mereka lainnya.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)