Muhammad Sarmuji Ditunjuk Jadi Menperin Gantikan Agus Gumiwang

1 October 2026 15:57

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Muhammad Sarmuji menjadi Menteri Perindustrian (Menperin) menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Proses pelantikan berlangsung, di Istana Negara Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

"Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada Bangsa dan Negara," ucap Presiden Prabowo yang diikuti para peserta pelantikan, di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjungjung tinggi etika dan jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," lanjut Presiden Prabowo.

Sarmuji lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 10 Juni 1974. Masa pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di kota kelahirannya.

Selepas SMA, Sarmuji melanjutkan pendidikan ke Universitas Jember pada 1992. Ia mengambil Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia meneruskan studi ke Program Pascasarjana Universitas Indonesia dan meraih gelar magister administrasi bisnis pada 2006.
 

 

Meniti Karier di Parlemen


Pintu menuju parlemen terbuka pada Pemilu 2014. Sarmuji mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VI dan berhasil terpilih. Pada pemilu tersebut, ia meraih 57.586 suara. Dapil Jawa Timur VI meliputi wilayah Blitar, Kediri, Trenggalek, dan Tulungagung.

Lima tahun berselang, Sarmuji kembali mendapatkan mandat dari pemilih. Pada Pemilu 2019, perolehan suaranya meningkat menjadi 137.110 suara. Kursi parlemen kembali dipertahankannya pada Pemilu 2024. Sarmuji meraih 183.045 suara dari dapil yang sama.

Perolehan suara tersebut menunjukkan peningkatan dalam tiga pemilu berturut-turut: 57.586 suara pada 2014, 137.110 suara pada 2019, dan 183.045 suara pada 2024. Dengan hasil Pemilu 2024, Sarmuji memasuki periode ketiganya sebagai anggota DPR RI.

Pengalaman legislatif itu juga membuat Sarmuji bersentuhan dengan sejumlah isu kebijakan publik. Ia pernah menjalankan tugas di komisi DPR yang menangani berbagai sektor, termasuk investasi, perdagangan, perindustrian, BUMN, tenaga kerja, kesehatan, hingga keuangan.

Dari Jawa Timur ke Panggung Nasional Golkar


Seiring perjalanan di parlemen, posisi Sarmuji di internal Partai Golkar juga berkembang. Ia dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Jawa Timur untuk periode 2020-2025.

Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat pusat. Pada Agustus 2024, Sarmuji ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar untuk periode 2024-2029. Posisi tersebut menempatkannya dalam struktur utama partai di tingkat nasional.

Penunjukan sebagai sekretaris jenderal melengkapi perjalanan Sarmuji di lingkungan Golkar. Sebelumnya, ia telah melewati sejumlah jenjang organisasi kepemudaan sebelum kemudian membangun karier melalui parlemen dan kepemimpinan partai di daerah.

Di luar aktivitas politik, Sarmuji juga mempertahankan hubungan dengan Universitas Jember, almamaternya. Ia dipercaya memimpin Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE). 

Dalam Musyawarah VI KAUJE pada 31 Agustus 2024, Sarmuji kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KAUJE periode 2024–2029. Pengurus pusat periode tersebut kemudian dilantik di Surabaya pada 29 Desember 2024.

Di organisasi alumni tersebut, Sarmuji mendorong penguatan jejaring alumni serta peningkatan kontribusi lulusan Universitas Jember bagi masyarakat dan bangsa. Pendataan alumni juga menjadi salah satu agenda kepengurusan KAUJE periode tersebut.

Sebelum karier politiknya semakin dominan, Sarmuji juga memiliki pengalaman profesional di sektor swasta. Ia pernah menjadi konsultan di PT Himais Optima pada 2002-2010. Selain itu, Sarmuji tercatat pernah menjabat komisaris PT Manggala Karya Cipta pada 2008-2014 dan komisaris PT Eco Sejahtera pada 2011–2014.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesional Sarmuji sebelum aktivitasnya lebih banyak terserap dalam organisasi politik dan tugas sebagai legislator.

Perjalanan Sarmuji memperlihatkan lintasan karier yang dimulai dari ruang organisasi mahasiswa. Dari HMI, ia bergerak ke organisasi kepemudaan, kemudian memasuki lingkungan parlemen sebagai tenaga ahli sebelum terpilih menjadi anggota DPR RI.

Tiga kali terpilih sebagai anggota DPR RI dari Jawa Timur VI kemudian diikuti dengan peningkatan posisi di struktur Partai Golkar. Setelah dipercaya memimpin Golkar Jawa Timur, Sarmuji masuk jajaran pusat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar.

Kini, perjalanan tersebut berlanjut ke pemerintahan. Sarmuji dipercaya menempati posisi Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Sarmuji dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis, 1 Oktober 2026. 

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X