Jalur Pantura Sikka-Flores Timur Putus Diterjang Gelombang Tinggi

13 February 2026 23:15

Ruas jalan pantai utara yang menghubungkan Kabupaten Sikka dengan Kabupaten Flores Timur, tepatnya di Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, dilaporkan putus total. Kondisi ini disebabkan oleh terjangan gelombang tinggi yang mengikis badan jalan, sehingga akses transportasi warga kini terancam lumpuh sepenuhnya.

Kerusakan parah tersebut membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Sebagai langkah antisipasi agar mobilitas tidak terhenti total, warga setempat bergotong-royong membangun jalan darurat dengan menggunakan timbunan batu.

Meskipun jalan darurat telah disediakan, para pengguna jalan yang melintas diingatkan untuk ekstra hati-hati. Medan yang tidak stabil dan sisa-sisa kerusakan jalan dapat membahayakan keselamatan pengendara yang memaksa lewat.
 

Baca juga: Kapal Feri Tenggelam akibat Gelombang Tinggi di Sudan, 15 Orang Tewas

Jalur provinsi ini merupakan urat nadi transportasi yang sangat vital karena menghubungkan lima desa di Kabupaten Sikka dan dua desa di Kabupaten Flores Timur. Putusnya jalan ini dikhawatirkan akan menghambat distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat di kedua wilayah tersebut.

Ironisnya, bencana ini bukan pertama kalinya terjadi. Ruas jalan di Desa Wailamung tersebut diketahui menjadi langganan terjangan gelombang tinggi setiap tahun. Selama ini, pemerintah bersama warga telah berulang kali melakukan perbaikan jalan secara swadaya agar tetap bisa dilalui.

Masyarakat setempat mengaku telah lama mengusulkan kepada pemerintah untuk membangun tanggul pengaman pantai guna melindungi badan jalan dari abrasi dan terjangan gelombang. Namun, hingga saat ini, usulan tersebut belum direalisasikan.

Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan permanen agar akses jalan utama ini tidak terus-menerus terputus setiap musim gelombang tinggi tiba.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)