16 September 2026 18:47
Kehidupan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) perlahan mulai kembali normal setelah gempa bermagnitudo 7,7 sempat melanda wilayah tersebut. Di Kabupaten Nagekeo misalnya. Aktivitas warga perlahan kembali pulih, termasuk aktivitas perajin kain tenun asli Mbay, di Desa Nggolombay, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Sarifah Ahmad, salah satu perajin kain tenun asli, misalnya. Dirinya mengaku aktivitasnya sempat terhenti selama tiga pekan akibat gempa yang melanda Kabupaten Nagekeo. Rasa takut dan trauma setiap gempa susulan membuatnya tidak berani menenun. Terlebih beberapa bagian rumahnya rusak cukup parah akibat gempa.
"Sempat terhenti tiga minggu. Kemudian sekarang sudah mulai. Sudah mulai dari empat hari yang lalu nih, tapi itu juga was-was," ujar Sarifah, dikutip dari tayangan Metro Siang, pada Rabu, 16 September 2026.
Sarifah menyebut menenun bukan hanya sekedar kegiatan untuk mengisi waktu, melainkan juga menjadi mata pencarian dirinya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Termasuk membiayai sekolah ketiga anaknya.