Basarnas Berencana Tarik Bangkai KM Virgo, Area Pencarian Korban Diperluas

16 September 2026 16:39

Bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 diketahui berada di dasar perairan Laut Jawa pada kedalaman sekitar 30 meter. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyatakan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengangkat bangkai kapal tersebut ke permukaan.

"Kita akan berupaya untuk bisa membawa kapal itu atau minimal kita bisa membalikkan kondisi kapal itu sehingga bisa kita laksanakan operasi pencarian terhadap korban, dan setelah itu tentunya akan kita serahkan kepada tim-tim investigasi yang dipimpin oleh Kepala KNKT," ujar Syafii, dikutip dari tayangan Metro Siang pada Rabu, 16 September 2026.

Syafii menjelaskan, upaya penarikan bangkai kapal ini menjadi prioritas utama guna mengatasi keterbatasan ruang gerak Tim SAR di dalam air, terutama ketika dihadapkan oleh kendala cuaca ekstrem.

"Pengoperasian dari teman-teman yang melaksanakan penyelaman tentunya ada batasan-batasannya. Meskipun kalau dari segi kedalaman, mereka memiliki kemampuan sampai di atas 150 meter, tetapi pada saat berbenturan dengan kondisi cuaca, mulai dari besaran ombak, kecepatan arus, dan juga kecepatan arus di dalam, itu yang menjadi pengaruh untuk membatasi kemampuan mereka, begitu juga tentang visibility yang rendah," tegas Syafii.

Sementara itu, Basarnas memperluas area pencarian korban yang belum ditemukan dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 hingga 6.120 mil laut persegi pada hari keempat operasi SAR. Pencarian dilakukan dengan mengerahkan armada udara dan laut di sejumlah sektor.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan perluasan pencarian dilakukan tim SAR gabungan. Operasi melibatkan Basarnas, TNI, Polri, dan BNPB dengan mengerahkan armada udara serta kapal SAR untuk menyisir wilayah berdasarkan pembagian sektor.

“Penyisiran laut mencakup enam sektor dengan luas masing-masing sektor sekitar 1.020 mil laut persegi. Sedangkan pencarian udara diarahkan ke sektor R seluas 1.491 mil laut persegi menggunakan pesawat Cessna PK-SNK Caravan BNPB,” katanya, dilansir dari Antara, Rabu, 16 September 2026. 

(Lutfia Azzahra)

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X