Menteri Agama Nasaruddin Umar. Foto: Dok. Kemenag.
Menag Tegaskan Kerukunan Kunci Utama Stabilitas Ekonomi
Fachri Audhia Hafiez • 1 October 2026 17:34
Jakarta: Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan kerukunan umat beragama merupakan fondasi krusial bagi pembangunan. Sekaligus, menciptakan stabilitas sosial demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Tanpa ada kerukunan dan stabilitas, tidak mungkin ada pembangunan dan peningkatan ekonomi. Kalau konflik banyak terjadi, investor juga takut untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Nasaruddin dikutip dari Antara, Kamis, 1 Oktober 2026.
Nasaruddin menyoroti capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) yang berada di angka 77,89 pada 2025, naik dari 76,47 pada 2024. Perolehan tersebut menjadi capaian tertinggi sejak survei IKUB pertama kali digelar pada 2015 sekaligus melampaui target RPJMN 2025–2029.
Menag mengingatkan ukuran kehidupan keagamaan tidak hanya dinilai dari statistik. Menurut dia, kedekatan umat dengan ajaran agamanya jauh lebih menentukan kualitas kehidupan sosial di masyarakat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar. Foto: ANTARA/Asep Firmansyah.
“Semakin berjarak ajaran agama dengan pemeluknya, akan semakin sulit kita menjaga kerukunan. Begitu juga sebaliknya, semakin dekat umat dengan ajaran agamanya, kita berharap kehidupan masyarakat semakin baik,” kata Nasaruddin.
Tingginya tingkat kerukunan ini sejalan dengan hasil survei Poltracking pada 14–20 Agustus 2026 yang mencatat 72,5 persen publik menilai pemerintah berhasil menjaga stabilitas dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.